Baterai Air Laut, Sumber Energi Baru yang Akan Segera Hadir!


-1
13 shares, -1 points
baterai air laut

Sumber energi memang sangat banyak di dunia ini, ada yang bisa diperbaharui dan ada yang tidak. Baterai merupakan salah satu sumber energi yang berukuran kecil dan mudah di bawa kemana saja. Saat ini baterai terbaik yang kita punya adalah lithium-ion, namun baterai ini memiliki banyak kekuragan.

Bahan untuk membuat baterai ini sedikit sehingga membuat harga jual menjadi mahal. Baterai ini juga sering terbakar dan jangka waktu pemakaian terbilang singkat. Bisakah sumber daya alam yang tak terbilang jumlahnya, seperti air laut menjadi sumber energi untuk menggantikan baterai tersebut?

Baterai Air Laut

baterai air laut 2

Profesor Youngsik Kim dan para insinyur di Ulsan National of Science and Technology, Korea Selatan saat ini sedang mengembangkan baterai air laut. Dari namanya sudah jelas bahwa baterai ini akan menggunakan air dan garam sebagai sumber dayanya. Sodium tak terhitung lagi jumlahnya sehingga baterai ini akan jauh lebih murah dan mengurangi insiden terbakar.

Para peneliti percaya bahwa di masa yang akan datang air laut bisa menggantikan sumber daya lain sebagai penyimpan energi utama. Apalagi sumber daya yang digunakan saat ini merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Energi ini nantinya dapat digunakan untuk cadangan bagi perumahan, bisnis, dan kapal laut.

ARTIKEL TERKAIT •
Ingin Tahu Bagaimana Cara Kerja dari Mesin Pencari Google? Baca Disini!

Cara kerja baterai air laut

baterai air laut 3

Struktur dan cara kerja baterai air laut ini hampir sama dengan lithium-ion. Hanya saja komponen lithium yang digunaka di baterai sebelumnya diganti dengan sodium. Baterai ini mengekstrak ion-ion sodium dari air laut ketika diberi arus listrik, kemudian menyimpan energi dalam kompartemen katoda. Jadi, air laut bekerja sebagai konduktor elektrolit.

Saat aliran energi dihentikan, sodium kemudian dilepaskan dari anoda yang kemudian bereaksi dengan air dan oksigen dari katoda air laut menjadi bentuk sodium hidroksida. Saat ini, pengeluaran listrik baterai air laut masih lebih rendah dari lithium-ion. Para peneliti sedang berusaha membuat baterai ini dalam berbagai ukuran untuk meningkatkan daya listrik.

Baterai air laut ini akan mulai diproduksi tahun depan untuk menyediakan kebutuhan listrik rumah yang dihuni oleh empat orang.


Suka? Ayo Bagikan konten ini Ke teman agar makin Seru!

-1
13 shares, -1 points

Bagaimana perasaan kamu setelah membaca konten ini?

Bingung
0
Bingung
Sedih
0
Sedih
Marah
0
Marah
Suka
0
Suka
Ngakak
0
Ngakak
Takjub
0
Takjub
Kautsar Juhari

Founder & CEO Dafunda Community. Anime Favorit saya Gintama, Film Favorit Forrest Gump, dan Game yang paling sering saya mainkan adalah Pro Evolution Soccer.

0 Komentar

Mau Berbagi Apa Hari ini?
Artikel
Konten Original dari Kamu atau Berita Seputar Geek dan Pop-culture
Daftar / List
Daftar atau List Klasik yang Sering kamu temukan di dunia maya
Peringkat
List Peringkat yang Bisa di Upvote atau Downvote oleh Komunitas untuk menentukan Urutan Terbaik